Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

Gedung II BPPT Lt. 5,6,7,8,23 dan 24 Jalan MH Thamrin 8, Jakarta 10340, PO.Box 3110 JKP 10031 021-3169119 / 021-3169127
Minggu, 19:10
Anonim
Android Ditutup oleh Pelapor

Assalamualaikum, wr. wb.
perkenankan saya adalah peserta ppg daljab upi bandung tahap 2 yg dinyatakan lulus ukmppg pada bulan september tahun 2019. terkait dengan hal itu, saya ingin menanyakan perihal sertifikat pendidik kapankah di cetak dan dibagikan, padahal seleksi casn sudah dimulai, dan serdik sangat bermanfaat sekali bagi saya yg mau mengabdi pada negeri ini, mohon pencerahanya terima kasih...
waalaikumsalam, wr. wb.

9 Nov, 13:52
Anonim
Website Terverifikasi Harus diproses dalam 4 hari

Di universitas indonesia terdapat sistem yang disebut aplikasi sistem informasi akademik next generation (biasa disebut siak-ng). siak-ng adalah sarana akademik tempat dosen melakukan absen kehadiran mahasiswa. dosen juga berkewajiban melakukan absen melalui siak-ng, menginput rencana perkuliahan. sejak hari senin tanggal 4 nopember 2019 hingga hari ini sabtu 9 nopember 2019 (tanggal laporan dibuat), siak tidak dapat diakses baik oleh mahasiswa, dosen dan petugas layanan peserta didik. tidak ada penjelasan dari pihak universitas indonesia sampai kapan layanan siak-ng tidak dapat diakses. katanya world class university, masakan layanannya terhenti dan tanpa penjelasan apapun.

8 Nov, 21:51
Anonim
Website Terverifikasi Harus diproses dalam 0 hari

Yth menteri pendidikan dan kebudayaan
bapak nadiem makarim

saya ingin memulai tulisan ini dengan mengucapkan "selamat", kepada bapak nadiem yang dipilih presiden jokowi menjadi menteri pendidikan dan kebudayaan. terpilihnya bapak adalah angin segar dan harapan terjadinya perubahan serta pembenahan khususnya di sektor pendidikan. bersama bapak saya yakin seperti visi presiden jokowi khususnya dalam reformasi birokrasi akan terjadi di kementerian yang bapak pimpin.

entah dapat disebut sebagai laporan atau keluhan, datangnya tulisan ini sesungguhnya adalah keresahan mengenai budaya yang seringkali terjadi pada masa orde baru (kolusi dan nepotis) kini belum sepenuhnya hilang dalam kehidupan kita hari ini. inilah hambatan sekaligus hal yang harus dilawan dalam agenda reformasi birokrasi. dan pendidikan sebagai jantung kehidupan, harus bebas aktivitas birokrasinya dari segala unsur kolusi dan nepotis.

keresahan yang dimaksud di atas masih terjadi dalam pola rekruitmen tenaga pengajar di perguruan tinggi kita hari ini. di tengah semangat demokratis, terbuka dan transparan yang dilakukan sebagian besar perguruan tinggi di indonesia. ada perguruan tinggi negeri yang masih melakukan pola rekruitmen tenaga pengajar dengan tidak demokratis, tertutup dan tidak transparan. itu terjadi dalam pola rekrutmen tenaga pengajar berstatus "dosen perjanjian kerja" di lingkungan akademik salah satu program studi (prodi) di fakultas ilmu sosial, universitas negeri jakarta.

di tahun 2019 ini prodi tersebut melakukan rekrutmen seorang tenaga pengajar berstatus "dosen perjanjian kerja" tanpa proses rekrutmen terbuka dan transparan. dimana semestinya publik diberikan informasi bahwa prodi tersebut membutuhkan tenaga pengajar yang mampu membuka peluang bagi siapapun anak bangsa yang memiliki kompetensi dan pengabdian. tanpa adanya rekrutmen terbuka, prodi tersebut melakukan rekrutmen yang terkesan bersifat "titipan". karena tidak adanya proses seleksi terbuka dalam rekrutmen tersebut.

sungguh hal ini harus disesalkan. karena dibeberapa perguruan tinggi negeri lainnya, bahkan untuk tenaga pengajar atau karyawan kontrak, proses rekrutmennya dilakukan secara terbuka. hal tersebut tentu contoh bahwa perguruan tinggi lain memiliki visi untuk melakukan agenda reformasi birokrasi.

apa yang terjadi di prodi tersebut tentu harus dilihat sebagai sebuah budaya negatif yang sudah dan sedang terjadi dalam lingkup makronya yaitu, unj. bapak nadiem dapat membuktikannya dengan membaca informasinya tentang apa yang terjadi di unj dalam tahun-tahun ke belakang, khususnya tentang turunnya rektor unj sebelumnya karena diduga memiliki masalah terkait plagiariasi.

dari semua hal yang sudah disampaikan di atas. saya berharap bapak nadiem dapat melakukan pengawasan dan pembenahan, dimana agenda reformasi birokrasi juga berjalan di lingkungan akademik unj. jika masih ada hal-hal yang dilakukan secara tidak demokratis, tertutup dan tidak transparan, yang dirugikan bukan hanya unj, tentunya adalah masyarakat.

dalam proses seleksi, tidak hanya pada rekruitmen dalam status cpns yang dilakukan secara terbuka. pada status apapun baiknya juga dilakukan seperti rekrutmen cpns. selain kompetitif dan semua anak bangsa harus memiliki hak yang sama, yang lebih penting dari adanya keterbukaan adalah kemajuan bagi pendidikan. dengan keterbukaan tentu ada kontrol, evaluasi dan publik merasa dilibatkan dalam pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. sekali lagi, jika memang kita harus percaya dengan revolusi mental, maka revolusi tersebut harus dilakukan segera di sektor pendidikan.

terima kasih,
wassalam.

8 Nov, 15:09
Anonim
Website Ditindaklanjuti oleh Instansi Selesai otomatis dalam 9 hari

Kepada yth,
pejabat pembuat komitmen
pemasangan videotron / led display
pada gedung samantha krida universitas brawijaya malang

perihal : somasi pembatalan lelang cepat
berdasar surat ppk no. 7074-11/un10.41/pd/2019 tertanggal 5 november 2019
kami atas nama cv. karunia manunggal

8 Nov, 14:21
Surya Nbh Samosir
Website Terverifikasi Harus diproses dalam 0 hari

Nama saya surya ningsi samosir (alumni universitas negeri medan), dengan nomor ijazah 25424/um/bs/s1/1/2015

saya sudah melengkapi berkas-berkas yang diminta oleh pihak pd dikti unimed agar ejaan nama saya bisa diperbaiki. namun, sampai sekarang belum ada perbaikan.

data mahasiswa atas nama widyawati di portal forlap dikti dan portal sivil bisa menghilang dalam rentang waktu 30 menit. masa untuk memperbaiki ejaan nama saja harus butuh waktu satu bulan?

catatan: widyawati adalah seseorang yang punya nomor ijazah sama dengan saya, tiba2 menghilang datanya dari portal forlapdikti dan portal sivil dikti.

7 Nov, 19:46
Maryati Doloksaribu
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Lanjutan laporan saya tentang perubahan status tugas belajar menjadi aktif telah diverivikasi oleh universitas negeri medan namun belum di approv oleh operator forlap dikti sementara saya sudah aktif semenjak mei 2019.. mohon diteruskan ke ristek..terimakasih

7 Nov, 19:30
Anonim
Android Ditindaklanjuti oleh Instansi Selesai otomatis dalam 6 hari

Saya adalah alumni universitas bengkulu, lulusan pada november 2012. namun setelah saya cek via online data ijazah saya belum diupdate disitus https://ijazah.ristekdikti.go.id padahal pada hari senin saya sudah mendatangi kampus untuk memperbaiki. tapi beberapa oknum di kampus melayani setengah hati. saya suah menunggu beberapa hari dari senin, 04 november 2019 dan di cek kembali hari ini 07 november 2019. mohon hal ini supaya ditindak lanjuti.

7 Nov, 19:17
Anonim
Website Ditindaklanjuti oleh Instansi Selesai otomatis dalam 6 hari

Lapor, saya sudah melakukan registrasi pada portal sinta (science and technology index) beberapa hari lalu, tapi saya belum juga mendapatkan email verifikasi. mohon kemenristekdikti untuk segera menindaklanjuti permohonan saya karena instansi tempat saya mengajar meminta saya untuk segera mengirimkan akun sinta yang sudah terverifikasi. terima kasih.
nama : adam safitri
alamat email yang didaftarkan adalah adam@sttcirebon.ac.id
id google scholar : uusyzfaaaaaj
universitas instansi : sekolah tinggi teknologi cirebon
domisili : cirebon, jawa barat

7 Nov, 16:11
Rahmandhika Firdauzha Hary Hernandha
Website Ditutup oleh Pelapor

Melalui kanal ini saya ingin meminta izin membagikan tulisan. kali ini tentang sistem pengaturan peminjaman dan booking instrument alat pengujian. kita semua paham, bahwa kuliah di indonesia (baik yang s1/s2/s3, utamanya yang sains dan engineering) seringkali mengalami betapa susahnya kita dalam mencari dan melakukan booking alat pengujian untuk keperluan riset. nah, based on case itu, saya coba merangkum hasil studi komparasi singkat dari sistem terintegrasi milik ministry of science and technology (most), taiwan.

mungkin jika berkenan bisa di-share, sehingga bisa menjadi inspirasi untuk penerapan kebijakan portal terintegrasi di lingkungan pendidikan tinggi indonesia, serta rekan-rekan yang memiliki pern sebagai dosen/tenaga pengajar/researcher di indonesia, jika portal kebijakan semacam itu dapat diterapkan pastinya akan lebih menggerakkan dan mempermudah kerja bagi pelaku riset di tanah air.
untuk lebih detailnya ada di tautan berikut: https://hernandha.co.id/2019/11/03/potensi-portal-terintegrasi-untuk-instrumen-alat-pengujian-di-indonesia/

terima kasih atas perhatiannya. semoga bermanfaat.

hormat saya,
rahmandhika firdauzha hary hernandha (ozha)
doctoral student in energy storage and electrochemistry laboratory
department of materials science and engineering, college of engineering
national chiao tung university (國立交通大學), taiwan
https://hernandha.co.id/

7 Nov, 13:22
Anonim
Website Ditanggapi oleh Pelapor

Kepada yth,
direktorat jendral pendidikan tinggi

perkenalkan saya adalah seorang yang peduli dengan adek-adek yang sedang menempuh ilmu namun mendapatkan ketidakadilan dari pihak kampus.

ada 7 orang waktu itu diminta bantuan oleh stie gici untuk membantu merekrut mahasiswa baru dengan imbalan mereka mendapatkan beasiswa.

satu tahun berlalu sesuai perjanjian yang saya dan anak-anak itu pahami bahwa mereka wajib merekrut mahasiswa dengan target atau bersungguh-sungguh mengabdi di kampus stie gici cabang jatiwaringin selama 1 tahun berhak mendapatkan beasiswa 4 tahun penuh. namun pada tanggal 26 oktober 2019 kemarin beasiswa ke 7 anak itu tiba-tiba di cabut dengan alasan yang tidak logis, dan didalam surat pencabutan beasiswapun hanya menerangkan "atas evaluasi kerjasama".

lalu kami akhirnya mengetahui alasan sebenarnya dari penjelasan pimpinan cabang jatiwaringin pak eko yuliawan dan screenshoot rekan kami di cabang depok (terlampir-bukti ancaman pimpinan depok pak intan idianto), hanya karena atas pertemuan kami dengan mantan pimpinan kami di jatiwaringin, dengan alasan yang sangat "subjektif" dan sama sekali tidak ada unsur hasut menghasut di acara itu, bahkan pertemuan yang sangat positif untuk kemajuan kami.

sedangkan diperjanjian kerjasama (terlampir) ke 7 orang anak telah memenuhi kewajiban kami dan sudah selama satu tahun kami mengabdi di stie gici untuk merekrut mahasiswa baru sesuai perjanjian, seharusnya beasiswa ini kami dapatkan penuh. saat ini kami sudah tidak lagi bekerja di kampus dan punya kesibukan masing-masing di luar kampus, jadi praktis hanya kuliah saja yang alhamdulillah dapat beasiswa sebelum dicabut dengan semena-mena itu. apakah karena kami sudah tidak merekrut mahasiswa lagi lalu bisa mencabut beasiswa secara sepihak seperti itu? sedangkan di perjanjian kami berhak mendapatkan beasiswa full 4 tahun (terlampir - spk)

kami mohon kepada direktorat jendral pendidikan tinggi menindak lanjuti laporan ini, karena kami merasa terzolimi atas ketidakadilan ini, kami sangat serius ingin mengemban pendidikan di tingkat perguruan tinggi ketika mendapatkan kabar dapat ikut program beasiswa ini kami sangat amat bersyukur, yang tadinya kami kesulitan untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

kami yakin anak-anak ini tidak salah dan sebagai pihak yang terzolimi.

atas perhatian dari bapak/ibu dari direktorat jendral pendidikan tinggi, kami sangat berterima kasih.

DIIKUTI OLEH