Kementerian Kesehatan

Jalan H.R. Rasuna Said Blok X5 Kav. 4-9 Kuningan Jakarta 12950 021-52907416/9 kontak@depkes.go.id
Kemarin, 17:58
Anonim
Website Ditindaklanjuti oleh Instansi Selesai otomatis dalam 10 hari

Kepada yth manajemen rumah sakit gigi dan mulut unpad
jl. sekeloa selatan i bandung

saya ingin mengadukan layanan salah satu dokter yang bertugas di igd pada tanggal 11 oktober 2019 pukul 18.00 dengan kronologis sebagai berikut:

suami saya sakit gigi. kami pergi ke igd rsgm unpad di sekeloa, bandung. ketika di dalam ruangan dan diperiksa dokter, dokter tsb tidak menjalankan tugasnya dengan baik. ia sibuk mengobrol dengan dokter wanita. sementara itu, suami saya sebagai pasien ditreatment secara tidak profesional. pasalnya, dokter a.n drg. eris ruslan tidak benar2 memeriksa gigi suami saya yang sangat sakit. justru beliau hanya bilang "salah gosok gigi". dokter tsb tidak menanyakan apakah sakit atau tidak. lalu, ia hanya tambal permanen tanpa memberi obat, tindakan, atau penjelasan lebih lanjut.

yang bikin kagetnya, kami harus membayar biaya sebesar rp. 310.000 untuk treatment yang seperti itu.

sepulang dari rsgm unpad, gigi suami saya malah tambah parah. kami pikir ini hanya sakit sementara. tapi sakitnya tambah parah, sampai kami pun harus membeli ponstan. itu pun hanya bertahan selama 8 jam saja. setelah itu rasa sakit semakin menjadi.

akhirnya di hari senin, kami ke puskesmas. coba bayangkan, 3 hari suami saya menahan sakit berharap sembuh tapi makin menjadi!

di puskesmas, ternyata dokter pun kaget kenapa kok ditambal permanen oleh dokter rsgm unpad? pasalnya suami saya itu ternyata ada abses. jika ditutup permanen, gas dan nanahnya tidak bs keluar. karena itulah yang bikin gigi suami saya sakit tak terkira. akhirnya dokter harus membor gigi suami saya karena tak ada jalan untuk memasukkan obat. setelah diberi obat yang dimasukkan ke dalam gigi, sakitnya mereda. kami hanya membayar rp.70ribu saja! coba bayangkan betapa jauhnya harganya dibandingkan dengan treatment pasien. dokter di ouskesmas pun tercengang dengan harga 300 ribu yang kami keluarkan untuk dokter di rsgm unpad.

ternyata dokter yang ada di rsgm unpad tidak menjamin gigi bisa sembuh. saya mohon dokter yang saya sebutkan di atas segera dipanggil untuk diberi peringatan. periksa pasien jangan asal saja. dan ketika ada pasien sebaiknya hindari mengobrol dengan rekan. tidak profesional sekali!

belum lagi, biasanya seorang dokter akan menjelaskan bahwa pasien tidak boleh makan dulu selama 1-2 jam setelah ditambal. lha, dokter eris ini sama sekali tidak memberikan info2 seperti itu. mungkin ingin cepat mengobrol dengan rekan wanitanya yang cantik jelita, sehingga pasien pun menjadi korban. asal cepet saja. tambal.. tambal.. sungguh tidak profesional.

dan yang bikin kami tidak ikhlas adalah biaya yang kami keluarkan itu tidak sebanding dengan keprofesionalan dokter eris. kami ingin uang kami dikembalikan karena setelah berobat ke igd rsgm unpad tidak sembuh dan malah memperparah.

kami mohon tanggung jawabnya untuk mengembalikan uang kami dan mengedukasi drg eris ruslan. terima kasih.

salam,

Selasa, 09:40
Anonim
Website Terverifikasi Harus diproses dalam 5 hari

Assalamu'alaikum sekitar 3 minggu lalu, saya mengirimkan berkas untuk permohonan rekomendasi dari kepala daerah untuk keperluan pengajuan beasiswa ppds kemkes, saya asli jabar, saya sedang sekolah spesialis paru, sekarag udah semester 1. berkas kemarin saya kirimkan langsung ke kantor gubernur dan langsung kpd bpk ridwan kamil. Saya sekolah spesialis di fkui. Ini udah mau tutup pendaftaran beasiswanya akhir bulan ini. Mohon fast response

Minggu, 12:43
Baron
Android Terverifikasi Harus diproses dalam 3 hari

Kepada Yth,
Presiden RI,
Ketua Komisi IX DPR,
Admin,

Saya mahasiswa Apoteker UTA'45.
Mau menyampaikan keluhan. Kenapa sampai sekarang ini masih ada UJIAN KOMPETENSI APOTEKER INDONESIA yg dibuat oleh IAI.
Padahal Peraturan Menristekdikti No.12/2016 tentang Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan telah dicabut. Saya heran kenapa PIHAK IAI sangat ngotot harus mengadakan UKAI dan Osce.
Saya rasa tujuan IAI bukan untuk meningkatkan kualitas Apoteker melainkan untuk kepentingan penghasilan.
Jika IAI tulus ingin meningkatkan SDM Lulusan apoteker, mengapa diberi biaya 600,000/UKAI ?
Hal ini sangat memberatkan mahasiswan karena tidak semua universitas mendapatkan ilmu setara dgn universitas lain. Belum lagi ujian ini menjadi batu sandungan kami mahasiswa karena jika tidak lulus, km tdk dapat bekerja.

Yg lebih saya herankan lagi, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang dahulu mengadakan Ujian Kompetensi Serentak Nasional skrang tdk ada lg mengadakan Ujian Kompetensi karena mengikuti aturan Peraturan Menristekdikti No.12/2016 tentang Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan.

Dengan segala hormat, mohon tindaklanjuti laporan saya

Terima kasih

8 Okt, 14:48
Anonim
Android Terverifikasi Harus diproses dalam 0 hari

Dugaan, mall praktek terjadi di RSUP. M. Djamil Padang. Yang mana pada pelaksaan operasi, terindikasi tidak sesuai dengan prosedur, adanya kesalahan atau kurang profesionalnya tenaga medis yang menangani.

Dampaknya, salah seorang pasien (Gafur) mengalami kelumpuhan total pada lengan kanan.

Abdul Gafur (40) pasien RSUP. M. Djamil Padang yang masuk akibat kecelakaan, terjatuh dari sepeda motornya (2017) hingga mengalami patah tulang pada bahu kanan.

Pada saat itu, RSUP M. Djamil Padang memberikan tindakan medis berupa operasi pemasangan “pen” (sambung tulang).

Kuat dugaan, operasi dilakukan tidak sesuai prosedur, terjadinya kesalahan atau tidak profesionalnya tenaga medis sehingga syaraf yang ada pada lengan pasien (Gafur) menjadi terganggu.

Dampaknya, lengan kanan Gafur hingga kini menjadi tidak berfungsi, mati rasa (kebas) dan mengecil.
Kami selaku tim kuasa Hukum dari Abdul Gafur sudah melayangkan surat kepada RSU Dr M.Djamil kota Padang akan tetapi tidak ada tanggapan sampai saat ini dari pihak RSU Dr M.Djamil Kota Padang, saya harap Bapak Presiden, Ibu Menteri Kesehatan, dan Konsil Kedokteran Indonesia agar menolong kami untuk mendapatkan keadilan terhadap Abdul Gafur

6 Okt, 20:20
628536904xxxx
SMS Ditindaklanjuti oleh Instansi Selesai otomatis dalam 6 hari

Pak saya tamatan akper karya husada bengkulu tahun 2007 tapi ijazah saya tidak terdapat di pd dikti biodata saya nama lia filianti no.induk mahasiswa 042426020

27 Sep, 06:47
Ahmadi
Android Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Assalamu'alaikum,saya ingin melaporkan istri saya seorang pns dirumah sakit ortopedi surakarta sebagai staf asisten apoteker yg saat ini sdh banyak melakukan perselingkuhan dan dia juga telah merayu dan merusak rumah tangga saya sehingga saya pisah dgn istri dan anak2 saya bahkan dia sdh mengajak dan membiayai nikah sirih dan dia juga sdh pernah tidur dgn karyawan staf saya dan dia lebih suka berteman dgn teman laki-laki dikantornya saya takutkan dia akan melakukan kepada teman laki2 nya yg sdh beristri utk berselingkuh,krn dia wanita yg berani sama suami,saya saja sbg suaminya sdh 2 kali dipukul diwajah,dan bukti dia nikah sirih ada sdh saya foto,saya minta tolong wanita itu diberikan pelajaran utk diberhentikan dari pegawai negeri sipil krn akan berbahaya kepada staf laki2 yg sdh beristri,semoga bisa ditindak lanjuti,utk diproses terima kasih banyak sebelumnya

19 Sep, 13:50
628214904xxxx
SMS Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Hon pihak terkait untuk menjelaskan...14.15.. Menunggu smpai 30 jam g ada menemui satu orang pun d kantor tersebut.. apakah pelayanan hanya sampai setengah hari.. Atau sesuai jam kerja.. Mo14.15.. Menunggu smpai 30 jam g ada menemui satu orang pun d kantor tersebut.. apakah pelayanan hanya sampai setengah hari.. Atau sesuai jam kerja.. Mosaya dberada d kantor kesehatan pelabuhan kelas ii banjarmasin bandara syamsuddin noor... Ingin melaksanakan vaksin untuk keg. Umroh.. Tp di jam kerja jam

18 Sep, 01:13
Hg Djapar
Android Ditutup oleh Pelapor

Saya ingin bertanya kepada Kementerian Kesehatan, apakah jabatan teknisi elektromedis bisa dijabat oleh jurusan elektro? Terimakasih

17 Sep, 09:53
Rostanti Ayuning Tyas
Android Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Selamat pagi.
Saya sangat menyayangkan pelayanan BPJS di RSUP Dr Kariadi Semarang.
H-1 sebelum periksa saya mendaftar online lewat website resmi RSUP dan saya terdaftar sebagai pasien sehingga saya datang langsung ke poli mata di merpati.
Besok paginya saya datang pagi pagi jam 7 untuk pemeriksaan karena di keterangan dimohon untuk hadir lebih awal.
Sampai disana saya mengonfirmasi kehadiran saya (seperti biasa). Sebagai mahasiswa aktif saya ingin minta surat ijin. Kata suster harus diperiksa dulu baru dapat surat ijin. Kemudian saya menunggu. Sampai jam setengah 10 saya belum juga dipanggil. Saya menanyakan lagi pada perawatnya katanya BERKAS SAYA BELUM SAMPAI DI POLI. Jujur disitu saya kecewa.
Seharusnya jika saya sudah mendaftar dariawal lewat online MINIMAL BERKAS SAYA SUDAH HARUS DIPOLI (jika sudah mendaftar).
Mohon instansi terkait ditegaskan lagi jangan sampai ada yang seperti saya jadi saya harus dapat alfa juga untuk absen saya karena tidak dapat memperoleh ijin. Menurut saya itu mengecewakan. Saya tidak apa apa jika harus mengantri tapi kenapa ternyata berkas saya saja belum ada diruang itu lalu apa yang saya tunggu?

Mohon maaf bila ada kesalahan kata dan bahasa yang kurang sopan mohon dimaklumi.

12 Sep, 09:37
Edi Djoko Firjanto
Website Terverifikasi Laporan belum diproses lebih dari 5 hari

Selamat pagi, peraturan pengurusan Ijin Penyalur Alat Kesehatan (IPAK) oleh Kemenkes masih mensyaratkan ijin UUG/HO/SITU (Halaman 10 No. 8) belum sesuai dengan PERMEN Dalam Negeri No. 19 Tahun 2017 tentang penghapusan ijin UUG/HO/SITU. Mohon Pejelasannya. Terimakasih.

DIIKUTI OLEH